Sore itu saya sedang duduk santai di teras rumah bersama keluarga. Tiba-tiba terdengar suara pedagang siomay langganan kami dengan ciri khas khusus saat berpromosi; Siomaaaaay... Siomaaaaay... Rasanya Joss... Untuk Para Boss... Kring Kring Kring Kring, begitu nada bel sepeda yang dipakai sebagai tanda saat lewat. Beberapa pedagang juga ada yang berjualan menggunakan gerobak dorong maupun sepeda motor.
Saya tertarik untuk mengetahui tentang usaha tersebut dan iseng-iseng mencari informasi lewat pedagangnya, mulai dari berapa modalnya, bahan bakunya apa saja, resep rahasianya, suka dukanya dll. Ternyata ketertarikan saya, merembet ke bisnis lainnya. Pedagang bakso, mie ayam, juice, jamu gendong/gerobak dll. Dari survey tersebut, insyaAllah akan saya tulis dan uraikan lewat blog ini.
Pedagang jajanan khas ini biasanya banyak ditemui berkeliling di daerah perkampungan, perumahan atau mangkal di tempat-tempat keramaian seperti sekolah, kantor, masjid, pasar dan lainnya. Jenisnya juga beranekaragam sesuai dengan wilayah masing-masing, ada juga yang berupa bubur ayam, tahu kupat, bakwan malang, lontong sayur dan sebagainya. Harganya relatif terjangkau dan rasanya pun juga lumayan enak. Rasa enak tentu berbeda-beda persepsi dari para pelanggan, tetapi indikasi paling mudah adalah jika banyak pelanggan atau konsumen yang membeli, berarti rasanya memang enak dengan ciri khas yang disukai pelanggan.
Usaha Jajanan Gerobak walaupun terlihat harganya murah meriah dan dipandang sebagai usaha kecil yang sederhana, jangan pernah menyepelekan hasilnya lho!! Penjual bakso sederhana didekat rumah saya, kabarnya dalam sehari bisa meraup keuntungan bersih sekitar 1-1,5 juta bahkan lebih saat weekend dan hari raya jika buka. Untuk itu jangan pernah menyepelekan jenis usaha ini apabila laris manis tentu akan memberikan keuntungan yang menggiurkan.
Selain itu ada beberapa usaha jajanan lainnya yang mampu meraup keuntungan yang tidak sedikit. Saya akan menguraikan contohnya satu persatu.
bersambung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar